Dalam kegiatan ini, para siswi didampingi oleh Ms Vina dan Ms Khrisna sebagai guru pendamping.
Program ini menjadi pengalaman perdana dan istimewa karena para siswi tidak hanya berkunjung, tetapi sungguh mengalami kehidupan sebagai bagian dari komunitas sekolah Ursulin di Hualien. Selama lima hari, mereka tinggal di asrama sekolah, mengikuti kegiatan belajar di kelas bersama, serta terlibat dalam berbagai aktivitas kebersamaan yang mempererat persaudaraan lintas budaya.
Belajar Melampaui Batas Kelas
Di dalam kelas, para siswi berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan diskusi menggunakan bahasa Inggris. Mereka belajar tentang sistem pendidikan di Taiwan, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia melalui presentasi dan pertukaran cerita.
Di luar kelas, pengalaman hidup berasrama melatih kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Kebersamaan dalam doa, makan, belajar, dan rekreasi menjadi ruang perjumpaan yang hangat dan bermakna.
Persahabatan yang Mengglobal
Salah satu momen paling berkesan adalah saat para siswi saling berbagi budaya — dari permainan tradisional, makanan khas, hingga cerita tentang kehidupan sekolah di masing-masing negara. Perbedaan bahasa dan kebiasaan justru menjadi jembatan untuk saling memahami dan menghargai.
Menumbuhkan Semangat Serviam
Program short stay ini tidak hanya memperluas wawasan global, tetapi juga memperdalam semangat Ursulin: Serviam – “Aku Mengabdi”. Dalam setiap interaksi dan pengalaman, para siswi belajar untuk terbuka, peduli, dan membawa nilai-nilai kebaikan dalam lingkungan yang beragam.
Melalui kegiatan ini, SMP Santa Ursula Jakarta terus berusaha untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, dan berwawasan internasional. Semoga benih persahabatan yang telah ditanam selama lima hari di Hualien ini terus bertumbuh dan menjadi jembatan persaudaraan antarbangsa di masa depan.
© 2025 Santa Ursula Jakarta