Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10710 (021) 384-0915 yaysatyabhakti@santaursulajakarta.sch.id

Natal Sederhana TB-TK Santa Ursula Jakarta

URSULA – Perayaan natal tahun ini dirayakan dengan sederhana ditengah keterbatasan oleh anak-anak TB-TK Santa Ursula Jakarta secara virtual pada tanggal 7 Januari 2021.

Meskipun secara virtual, namun natal kali ini tetap terasa spesial karna bisa merayakan natal bersama-sama. Anak-anak tetap mengikuti kegiatan dengan antusias dan tak sabar untuk bergabung dan mengucapkan selamat natal kepada para guru dan suster.

Ibadat natal dimulai dengan lagu Happy Birthday Jesus sebagai ucapan selamat dari anak-anak TB-TK Santa Ursula atas kelahiran Yesus ke dunia. Kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Charlotte dari TK B.

Ibadat Natal kemudian dilanjutkan dengan menceritakan ‘Kisah Kelahiran Tuhan Yesus’ yang dibawakan oleh anak-anak TK B. Kisah ini menceritakan perjalanan Bunda Maria dan Santo Yusuf untuk mencari tempat di mana Yesus bisa dilahirkan hingga menemukan tempat sederhana, yaitu kandang domba.

“Kandang domba merupakan tanda kesederhanaan yang melambangkan bahwa Yesus ingin dekat dengan kita dan mencintai kita. Oleh karena itu, kita pun harus mencintai Dia, dengan cara; rajin berdoa, baca alkitab dan berbuat baik kepada sesama,” ucap Sr. Rosa saat memberikan renungan.

Ia juga menambahkan tiga raja yang datang dari tempat yang jauh untuk menyembah Yesus menandakan bahwa mereka berterima kasih dan juga mencitai Yesus karena Yesus rela datang ke dunia dari tempat yang indah, yaitu surga.

Anak-anak pun diajak untuk belajar berterima kasih kepada Yesus dan mempersembahkan yang baik, dengan cara mempersembahkan hati yang jujur, yang selalu berdoa dan dekat dengan Tuhan, tidak sombong serta sayang kepada semua orang, supaya Tuhan senang dengan anak-anak.

“Kegiatan berjalan dengan lancar meskipun latihan kurang dari sebulan”, ucap bu Septa, guru Sentra Serviam.

Ia juga menambahkan berkat dukungan orangtua dan kerjasama guru-guru, proses latihan dilaksanakan dengan baik, meskipun di tengan keterbatasan.

“Seperti santa Ursula yang tetap gigih, semangat dan bersukacita di tengah keterbatasan. Dari semangat itulah, keterbatasan yang ada tidak menghalangi anak-anak untuk mengikuti proses latihan sampai di hari pertunjukan dan tampil dengan baik,” tambah bu Septa.

Ia berharap di tahun yang baru ini, anak-anak, guru dan orangtua juga mempunyai semangat yang lebih dan hidup sederhana seperti Yesus. Menjalani hari-hari dengan penuh keceriaan di tengah kondisi seperti ini. Ia juga berharap bisa bertemu langsung dengan anak-anak.

Ibadat ditutup dengan doa penutup dan bernyanyi lagu ‘Selamat Natal’. Anak-anak juga ikut menyanyikan dengan gembira. Di akhir acara, anak-anak, para guru dan suster bertukar sapa dan saling mengucapkan selamat natal.

Merry Christmas!!